March 30, 2009

Tuntutlah Ilmu ke Negeri Kincir Angin

kompetiblogbadge-neo

Music : The Bird and the Bee – Fucking Boyfriend

Waktu kecil dulu saya tau Belanda dari pelajaran Sejarah sebagai kumpeni yang menjajah Indonesia selama 350 tahun. Lama banget ya?

Saya dulu juga tau Belanda dari kemasan susu bergambar seorang wanita dalam pakaian tradisional Belanda, kemasan bubuk coklat bergambar kincir angin, dan foto-foto berbingkai bunga tulip di Keukenhof. Oh ya, dan serentetan info menarik lainnya di film Deuce Bigalow: European Gigolo :lol:

Tapi Belanda bukan hanya negara yang terkenal dengan bendungan, tulip, dan kincir anginnya. Bicara soal pendidikan, Belanda juga menawarkan sistem pendidikan yang sangat bereputasi baik dan berkelas dunia. Sebelas universitas di Belanda juga termasuk dalam 200 besar World University Rankings 2008 menurut Times Higher Education Supplement. Need I say more? Keep reading →

March 16, 2009

In Search of: SAYA

Music : Jimmy Cliff – Because I Love You

Hidup itu adalah pencarian.

Orangtua kita mencarikan sekolah yang terbaik untuk kita. Di sekolah kita mencari ilmu, mencari teman, mencari nilai yang tinggi. Selama sekolah kita juga mencari-cari dari sekian banyak bidang ilmu yang kita pelajari mana yang akan menjadi konsentrasi kita untuk berkarir nanti. Ada yang menemukan, ada yang tidak menemukan, dan ada yang salah memilih.

Lulus sekolah kita kembali mencari Perguruan Tinggi yang tepat untuk mencari ilmu (lagi), untuk menyiapkan kita sebelum terjun ke dunia kerja.

Dan selepas kuliah, kita mencari lagi. Kali ini pencariannya penting. Mencari pekerjaan. Buat sebagian orang, pekerjaan itu tujuan hidup. Buat yang lain pekerjaan itu cuma sehelai slip gaji.

Setelah punya pekerjaan dan cukup mapan, kita memulai pencarian berikutnya. The ultimate search. Pencarian paling penting buat kebanyakan orang. Mencari pasangan hidup. Mencari seseorang untuk berbagi, untuk bersama selama sisa hidup kita.

Jadi apa yang terjadi setelah semua pencarian itu selesai? Apa yang terjadi ketika kita telah menemukan semua hal yang kita anggap penting dalam hidup kita?

Saya nyaris sudah menemukan semuanya. Apakah saya bahagia? Tidak. Karena di tengah pencarian saya, saya kehilangan diri saya sendiri.

Di tengah usaha untuk menyelamatkan masa depan saya, saya sampai lupa mendengarkan saya. Padahal saya yang punya masa depan.  Saya terlambat menyadari bahwa apa yang sudah saya dapatkan bukanlah apa yang saya butuhkan. Saya bisa tau sepatu, tas, pakaian  macam apa yang saya butuhkan. But how could it be possible that for all this time I didn’t know what I actually need in this life?

So as for me, my life has just begun. Saya harus memulai pencarian dari nol lagi. Tapi kali ini yang saya cari adalah saya. Saya mau kenal siapa saya. Dengan cara yang benar.

March 12, 2009

Untuk J

Music : The Beatles – Eleanor Rigby

Saya nggak bisa ingat kapan pertama kali saya berkenalan dengannya. Yang saya ingat adalah suatu sore waktu saya main badminton bersama seorang teman di lapangan dekat rumah dia tiba-tiba datang dan mengambil raket dari tangan teman saya dan tanpa permisi menggantikannya main badminton–diiringi tatapan tak percaya dari saya.

(Sial, siapa sih ini orang, pede banget)

Saya memang pernah melihatnya beberapa kali, dia baru pindah, dan rumahnya berdekatan dengan rumah saya. Cuma saya sama sekali belum pernah bertegur sapa, dan bahkan tidak tau namanya. Jadi sore itu ‘ajakan’ bermain badminton darinya saya anggap kurang ajar. Keep reading →

February 26, 2009

Protected: A Living Death

This post is password protected. To view it please enter your password below:


February 19, 2009

Writer’s Block, Eh?

Music : Ratu – Aku Pasti Kembali (nggak dicocok-cocokin, sumpah)

Ding dong, the witch is dead.. I mean back :P

Sebenernya kalo bukan karena komennya rerere yang singkat (tapi lumayan pedes), nggak bakal diupdate-update kali ini blog.

Liat aja tulisan terakhir saya itu tertanggal 10 November 2008, I didn’t even post an entry on my birthday (November 26th), on Christmas, on New Year, on Chinese New Year (ngapain kalo ini mah), on Valentine’s (yang ini udah diniatin posting tapi gagal juga)

Jadi saya mohon maaf untuk para internet whore sekalian eh, blog whore, apalah, karena saya selama ini udah jadi ciken apdet. Semua ini terjadi semata-mata karena saya mengalami writer’s block (laugh with me please) Maaf, baru posting lagi aja udah belagu…

Alasannya cuma satu sih, tapi sangat sangat mahakrusial sekali, yaitu MALES. Sekarang juga masih males sih, tapi apa mau dikata, dapur saya nggak ngebul kalo nggak nulis blog, jadi yaaahh… I’m back!

Doakan biar saya nggak ke mana-mana lagi ya? Ganbatte miseru yo!